MABUG TOUR 4D3N

Assalamualaikum Wr. Wb
Hello guys

Kembali lagi di blog saya dan pada kesempatan kali ini saya akan bercerita tentang tour saya yang bernama MABUG TOUR(Makassar - Bugis )yang dilaksanakan 4D3N.

Tour ini dilaksanakan pada tanggal 4-7 Maret 2020 dan untuk semester 2 kelas kamilah yang berangkat tour terlebih dahulu sama seperti ketika MAMAGO Tour. Pada tour kali ini kami ditemani oleh dosen tercinta dan dosen terbaik, Sir Achmad dan Renold Sensei serta Tour Leader kami Mr. Kahfi dari MJP 4B. Tidak lupa juga 3 driver kami yang selalu mengantar kami pada tour kali ini yaitu Mr. Ibhe, Mr. Asiztan, dan Mr. Darsan serta Vendor kami pada tour kali ini yaitu Mr. Opee dan Mr. Ragil. Pada tour kali ini kami mengunjungi banyak kabupaten dan daya tarik wisata. Kami mengunjungi serta melewati banyak kabupaten seperti :

1. Kota Makassar
2. Kabupaten Maros
3. Kabupaten Pangkep 
4. Kabupaten Barru
5. Kota Pare-Pare
6. Kabupaten Sidrap
7. Kabupaten Wajo
8. Kabupaten Bone
9. Kabupaten Sinjai
10. Kabupaten Bulukumba
11. Kabupaten Bantaeng
12. Kabupaten Jeneponto
13. Kabupaten Takalar
14. Kabupaten Gowa

Oke, saya akan memberikan informasi tentang aktivitas yang kami lakukan selama MABUG Tour ini


DAY 1


BREAFING AT CAMPUS - PAPUTO BEACH - HABIBIE AND AINUN MONUMENT - D'CARLOS ACTIVITY - PARE BEACH HOTEL
(MAKASSAR - MAROS - PANGKEP - BARRU - PARE-PARE)



Kami diperintahkan untuk berkumpul di kampus sebelum jam 8.30. Sebelum kami meninggalkan kampus dan memulai tour kami, terlebih dahulu kami briefing pada pukul 8.40. Pada briefing, kami mendapat berbagai informasi dari Sir Achmad dan Renold Sensei mengenai tour ini dan juga tak lupa berdoa sebelum berangkat agar tour kami berjalan lancar dan aman. Setelah briefing, kami segera meninggalkan kampus dan memulai tour kami.

Pada hari pertama, destinasi kami adalah Kota Pare-Pare. Selama perjalanan, kami melewati Maros, Pangkep, dan Barru dan kami pun mendengar teman kami memberikan informasi mengenai kabupaten tersebut. 


Sekitar jam 13.00 kami tiba di Paputo Beach di Pare-Pare. Saat kami tiba kami terlebih dahulu makan siang dan setelah makan siang dan sedikit beristirahat, barulah kami mengobservasi tempat ini. Paputo Beach adalah salah satu daya tarik wisata favorit di kota Pare-Pare karena memiliki pemandangan pantai yang indah dan spot foto yang menarik. Di tempat ini juga kita bisa menikmati makanan di restaurant. 


Setelah kami selesai mengobservasi Paputo Beach, kami menuju ke daya tarik wisata selanjutnya yaitu Monumen Habibie dan Ainun yang berada di tengah kota Pare-Pare. Monumen ini dibangun untuk dedikasi atas jasa bapak BJ Habibie dan istrinya ibu Ainun. BJ Habibie juga merupakan putra daerah dari kota Pare-Pare. Disini kami diberikan informasi mengenai monumen ini oleh Meylan dan Rivan. Setelah selesai mengobservasi di tempat ini, kami menuju ke Pare Beach Hotel untuk melakukan Check In di hotel dan bersiap untuk melakukan aktivitas selanjutnya. 

Setelah kami selesai check in hotel, kami mengobservasi pusat toko oleh-oleh di kota Pare-Pare tepatnya di area D'Carlos yang tempatnya tidak jauh dari hotel sehingga kami hanya berjalan kali untuk menuju ke area D'Carlos. Di area ini kami mengobservasi mengenai oleh-oleh yang dapat kita beli di Pare-Pare. Setelah itu, kami kembali ke hotel untuk beristirahat dan bersiap-siap untuk kegiatan selanjutnya yaitu makan malam. Sekitar jam 19.00 kami kumpul di lobby hotel kemudian kami menuju Reza Cafe & Palekko untuk Dinner. 



Reza Cafe & Palekko memiliki view yang indah karena berada di atas bukit. Kami dinner dengan menu khas bugis yaitu Palekko. Setelah dinner, kegiatan selanjutnya adalah Sesi Evaluasi. Di sesi ini Sir Achmad dan Sensei Renold mengevaluasi hal yang dirasa belum maksimal selama pelaksanaan hari pertama. Di sesi ini juga kami diberikan tugas per group untuk menyusun sebuah paket wisata. Saya merupakan anggota group 2 mendapat tugas membuat paket wisata Makassar Bugis Toraja 7D6N. Kami sekelompok pun menyusun rancangan kami. Setelah sesi evaluasi selesai, kami pun kembali ke hotel untuk beristirahat dan aktivitas dilanjutkan besok.


DAY 2

PARE BEACH HOTEL - WEAVING SILK ACTIVITY - ATTAKKAE TRADITIONAL HOUSE - JETPUR RESTAURANT - TEMPE LAKE - SERMANI HOTEL
(PARE-PARE - SIDRAP - WAJO)



Aktivitas di hari kedua dibuka dengan morning call pada jam 04.30 kami bangun untuk memulai aktivitas. Jam 05.00 kami berjalan menuju Taman Mattirotasi yang berada dekat dengan hotel untuk melakukan morning exercise dengan berolahraga agar mengawali pagi hari dengan semangat. Setelah morning exercise kami kembali ke hotel untuk bersih-bersih packing dan bersiap untuk check out dari hotel serta breakfast di resto hotel. Jam 07.30 kami breakfast dengan menu yang beragam sesuai keinginan dan setelah breakfast kami pun check out hotel dan sebelum berangkat terlebih dahulu kami briefing. Setelah briefing kami pun berangkat menuju Wajo dengan melewati kabupaten Sidrap.







Sekitar pukul 10.00 kami tiba di lokasi Weaving Silk di Wajo tepatnya di Losari Silk. Sehabis dari weaving silk melanjutkan ke destinasi selanjutnya yaitu rumah adat Attakkae




Setelah mengobservasi Weaving Silk Activity, kami menuju rumah adat dari kabupaten Wajo khususnya Sengkang yaitu Rumah Adat Attakkae. Di tempat ini saya yang menjadi tour guide yaitu memberi informasi mengenai sejarah Rumah Adat Attakkae dan di teras Rumah Adat Attakkae ini. Rumah Adat Attakkae dulunya merupakan rumah kerajaan Wajo dan sekarang digunakan untuk acara-acara maupun upacara adat di Wajo. Selanjutnya, kami pun menuju Jetpur Restaurant untuk lunch. 

Di Jetpur restaurant ini terdapat beberapa varian menu yang dapat kita nikmati. Setelah lunch, kami menuju Sermani Hotel untuk check in dan menuju kamar masing-masing sekaligus bersiap-siap untuk menuju danau tempe. Setelah kami semua sudah siap kami berkumpul di lobby hotel kemudian kita menuju di Taman Paddupa untuk menyebrang menuju kampung terapung di tengah Danau Tempe.



Sekitar 10 menit perjalanan kami pun tiba di Taman Paddupa. Disini sambil kita menunggu kapal yang akan mengangkut kami menuju kampung terapung, teman kami yaitu Namira memberikan kami informasi yang penting mengenai Danau Tempe. Setelah beberapa menit, kapal kami pun telah ada, kami menggunakan 6 kapal untuk menyebrang dan saya adalah kapal pertama yang berangkat.



Sekitar 35 menit menyebrangi danau tempe yang ombaknya sedang tinggi, kami pun sampai di sebuah rumah di kampung terapung di tengah danau tempe. Kami sampai disambut oleh warga lokal dan dihidangkan banyak pisang goreng dan segelas teh untuk menghangatkan diri setelah basah melewati ombak agak deras di danau tempe. Kami menikmati suguhan dari warga lokal sambil menunggu kedatangan expert guide. Selang beberapa menit expert guide tersebut datang. Expert guide tersebut bernama Pak Adi. Dia menjelaskan kepada kami secara rinci mengenai sejarah dan general information dari danau tempe. Kami mendapat banyak pengetahuan mengenai danau tempe dari Pak Adi. Setelah semua clear tentang danau tempe, kami pun bergegas kembali ke taman paddupa karena hari mulai beranjak petang. 

Selama 35 menit kami menyeberangi danau tempe kembali menuju taman paddupa dan setelah sampai di taman paddupa kami kembali menuju hotel untuk bersiap-siap untuk kegiatan selanjutnya yaitu dinner dan sesi evaluasi di restaurant sermani hotel. 



Sekitar pukul 19.30 kami berkumpul di restaurant hotel untuk dinner. Menu dinner di sermani hotel terdapat banyak varian makanan yang dapat kita nikmati. Setelah dinner, selanjutnya adalah sesi evaluasi untuk mengevaluasi apa yang dirasa kurang maksimal di hari kedua. Setelah evaluasi kami kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat dan aktivitas dilanjutkan besok hari.


DAY 3

SERMANI HOTEL - MAMPU' CAVE - KALUKU RESTAURANT - LAPPAWAWOI MUSEUM - BATUPAKE GOJENG - ANDA BEACH HOTEL
(WAJO - BONE - SINJAI - BULUKUMBA)


Aktivitas hari ketiga sudah siap dilanjutkan. Kami melakukan morning call pada pukul 04.30 kami dibangunkan untuk memulai morning exercise. Jam telah menunjukkan pukul 05.00 tetapi diluar sementara hujan. Jadi Tour Leader kami kak Kahfi mengambil keputusan untuk tidak melakukan morning exercise di hari ketiga. Kegiatan selanjutnya yang kami lakukan adalah bersiap-siap dan beres-beres untuk check out hotel dan persiapan breakfast. 



Di Sermani Hotel, kami breakfast dengan beragam menu yang nikmat dilidah mulai dari makanan berat, makanan pembuka, dan makanan penutup. Setelah kami breakfast kami pun berkumpul di area parkir hotel untuk melakukan morning briefing sebelum berangkat dan berdoa. 





Daya tarik wisata pertama yang akan kami kunjungi di hari ketiga adalah Goa Mampu' yang berada di kabupaten Bone. Kami tiba di Goa Mampu' sekitar pukul 10.15. Ketika kami sampai, sebelum masuk kedalam gua melakukan aktivitas Caving, Sir Achmad dan Renold Sensei menyampaikam kepada kami hal-hal yang tidak diperbolehkan untuk kita lakukan ketika berada di dalam goa. Kami juga dibagi menjadi dua group untuk masuk kedalam goa ini. Di group kami yang menjadi Ranger sekaligus memberikan informasi mengenai Goa Mampu' kepada kami adalah Pak Ansar. Selama melakukan aktivitas Caving di Goa Mampu', Pak Ansar menjelaskan kepada kami banyak mengenai Goa Mampu' ini. Goa Mampu' konon dulunya adalah perkampungan yang dikutuk karena puteri dari raja desa tersebut mengingkari janjinya. Sehingga 7 Desa yang berada di daerah tersebut berubah menjadi batu dan benda yang besar menjadi kecip serta yang kecil menjadi besar. Sekita satu jam kami melakukan aktivitas Caving di Goa Mampu', kami pun keluar kembali ke daerah parkiran untuk bersiap melanjutkan perjalanan. 

Kebetulan waktu telah menunjukkan pukul 12.10 dan pada hari itu hari jumat, kami pun singgah untuk sholat jumat terlebih dahulu bagi laki-laki di Mesjid Al-Markaz Bone. Setelah sholat jumat dan semua teman kami telah siap, selanjutnya kami menuju Kaluku Resto untuk lunch. 



Kaluku Resto memiliki suasana yang sejuk dan indah karena memiliki taman yang bagus. Disini juga teman saya menyempatkan untuk karaoke bersama sambil menghilangkan penat selama perjalanan hehehe. Setelah kami lunch, kami menuju daya tarik wisata selanjutnya yaitu Museum Lappawawoi. Tetapi dalam perjalanan kami melalukan Sightseeing di Rumah Adat Bone yaitu Bola Soba'. Kami hanya melalukan Sightseeing karena waktu yang tidak memungkinkan. 




Tidak berselang lama kami pun tiba di Museum Lappawawoi. Di Museum Lappawawoi, kami diberikan informasi mengenai tempat ini oleh pak Aswar. Museum Lappawawoi merupakan rumah kerajaan dari Raja Bone, Karaeng Lappawawoi. Setelah kami merasa puas dengan informasi di Museum Lappawawoi, kami menuju ke destinasi berikutnya yaitu Kabupaten Sinjai. 

Ohh iya, saya mendapatkan Kabupaten Bone untuk menjadi Tour Guide dan memberikan informasi mengenai Kabupaten Bone. Jadi selama perjalanan dari Museum Lappawawoi menuju Kabupaten Sinjai, saya dan rekan saya Tirta Grata memberikan informasi mengenai Kabupaten Bone dan perjalanannya memakan waktu selama satu jam lebih sehingga selama itu juga kami berdua harus memberikan informasi selama di jalan (panjang sangat gaesss hehehe). Kurang lebih 1 jam lebih kami pun tiba di Batupake Gojeng di Kabupaten Sinjai yeayyyy. 



Untuk mendapat spot terbaik di tempat ini kami harus menaiki anak tangga yang banyak untuk sampai di puncak bukit Batupake Gojeng. Diatas bukit ini kita bisa melihat pemandangan kota Sinjai yang sangat indah beserta jejeran pulau yang bisa kita lihat. 

Fokus utama di Bukit Gojeng adalah adanya kuburan batu yang diperkirakan sudah berumur ribuan tahun yang terletak dipinggir bukit yang menjorok ke arah laut. Kuburan batu tersebut diberi pagar kawat agar pengunjung tidak dapat masuk yang akan berpotensi merusak/mencemarinya. Meskipun begitu, pengunjung masih bisa melihat dengan jelas kuburan batu dan bisa leluasa mengambil foto-fotonya. Rasa takjub muncul melihat formasi batu-batu alam tersebut, terbayang bagaimana kerasnya usaha manusia purbakala saat itu berusaha membangun semuanya dengan menyusun dan membentuk batu-batu alam yang sangat keras tersebut.

Setelah berpuas diri di Batupake Gojeng, kamipun turun kembali ke area parkiran untuk melanjutkan perjalanan kami menuju Kabupaten Bulukumba. Tetapi ketika saya turun menggunakan anak tangga saya menghitung ada 110 anak tangga yang harus kita lalui untuk menuruni bukit ini, sangattt banyakkk hehehe. Ketika kami berangkat menuju ke Bulukumba, hari sudah menunjukkan petang dan perjalanan dari Batupake Gojeng menuju Bulukumba memakan waktu hingga 2 jam sehingga kami di Bulukumba tiba malam hari pada pukul 20.00 perjalanan yang sangat menguras tenaga sampai teman kami banyak yang muntah hehehe. 


Setelah sampai kami langsung menuju resto hotel untuk dinner karena waktu sudah menunjukkan waktu makan malam. Di Resto hotel ini tidak banyak varian yang dapat kami makan tapi makanan yang disediakan enak dan nikmat di lidah. Setelah dinner kami pun melakukan check in hotel dan masuk ke kamar kami masing-masing untuk bersih-bersih dan prepare untuk sesi evaluasi. Sesi evaluasi dilakukan di Resto Hotel dan mengevaluasi apa yang dirasa kurang maksimal di hari ketiga berjalan. Setelah evaluasi masing-masing grup menampilkan entertainment dan ini cukup membuat kami terhibur di malam terakhir kami tour (senang dibalut dengan sedihh sihh karena tour akan selesai hehehe). Setelah semua selesai kami kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat dan aktivitas dilanjutkan besok hari.


DAY 4

ANDA BEACH HOTEL - BIRA BEACH - APPARALANG - TANAH BERU - KAMPUNG NELAYAN RESTO - BACK TO CAMPUS
(BULUKUMBA - BANTAENG - JENEPONTO - TAKALAR - GOWA - MAKASSAR)






Hari terakhir di tour kami telah dimulai. Kami memulai pagi hari dengan morning call pada pukul 05.00 dan menuju ke Pantai Bira yang dekat dari hotel untuk melakukan morning exercise. Kami senam dan jogging di area Pantai Bira. Setelah morning exercise, kami mengobservasi daerah Pantai Bira mulai dari hotel, harga banana boat, dll. Jam telah menunjukkan pukul 07.00 kami pun kembali ke resto hotel untuk breakfast. Menu breakfast pun sangat beragam yang bisa kami santap bersama. Setelah breakfast kami diberikan waktu untuk Free Program sampai jam 09.00. Di waktu itu teman saya manfaatkan untuk menikmati indahnya Pantai Bira dengan mandi di pantai serta mencoba serunya banana boat dan sisanya lebih memilih kembali ke kamar masing-masing untuk beristiahat serta bersiap-siap prepare untuk check out. Pada pukul 09.00 kami pun telah melakukan check out hotel dan berkumpul di resto hotel untuk morning briefing sebelum berangkat dan memulai perjalanan hari terakhir tour ini. 





Daya tarik pertama yang kami kunjungi di hari terakhir adalah Tebing Apparalang. Daya tarik wisata ini merupakan salah satu yang paling favorit di kabupaten Bulukumba dan tidak pernah sepi dari wisatawan. Pemandangan yang indah ini menawarkan gugusan tebing pinggir laut yang sangat indah ditengok dan laut yang jernih sehingga kita bisa melihat dasar laut dibalut menjadi satu sehingga membuat tempat ini menjadi tempat terbaik yang kami kunjungi selama tour kali ini. Meskipun jalan masuk ke tempat ini sangatlah kurang dari kata bagus tapi inilah yang menambah keunikan Apparalang. Setelah beberapa lama di Apparalang, kami pun melanjutkan perjalanan kami menuju daya tarik wisata selanjutnya. 



Selama kurang lebih 45 menit perjalanan kami pun sampai di daya tarik wisata yang terakhir kami kunjungi pada tour kali ini adalah Tanah Beru. Tanah Beru merupakan daerah yang menjadi salah satu pusat pembuatan kapal khas dari Sulawesi Selatan yaitu Kapal Phinisi. Ketika sampai di daerah ini, sepanjang jalan kami melihat beberapa kerangka kapal phinisi yang sedang dalam tahap pekerjaan. Kami juga mendapat kesempatan untuk naik melihat ke salah satu kerangka kapal phinisi yang hampir selesai. Pada kesempatan itu, kami menanyai berbagai pertanyaan mengenai pembuatan kapal phinisi pada salah seorang pekerja yang bertugas di kapal phinisi tersebut. Kapal phinisi yang dibuat di Tanah Beru memiliki kisaran harga menembus hingga milyaran rupiah dengan proses pembuatan kurang lebih 1 tahun. Setelah beberapa menit mengobservasi tempat ini, kami pun menuju ke Kampung Nelayan Resto untuk menyantap makan siang.


Di Kampung Nelayan ini merupakan momen terakhir kami makan bersama dengan teman-teman saya pada tour kali ini (bisa dibilang makan siang gratis kami yang terakhir hehehe). Setelah kami semua telah makan, kamipun siap menuju kembali ke kampus di Kota Makassar. 


Kami menempuh perjalanan selama kurang lebih 5 jam untuk sampai di kampus tercinta kami Poltekpar Makassar. Kami tiba sekitar pukul 18.30 dan tidak terasa pula kebersamaan kami selama 4D3N ini telah usai. 

Selama Makassar Bugis Tour 4D3N ini kami mengunjungi 12 daya tarik wisata yang semuanya sangat indah dan menarik untuk dikunjungi. Selain kita bisa menikmati semua daya tarik wisata tersebut, kami juga mendapat pelajaran dan pengetahuan yang sangat penting dengan terjun langsung ke lapangan untuk mengobservasi daya tarik wisata di area Bugis Makassar ini.

Saya mewakili teman kelas saya mengucapkan banyak terima kasih kepada dua dosen pembimbing kami selama tour ini yang selalu memberikan kami pengetahuan yang berharga selama tour ini yaitu Sir Achmad dan Renold Sensei. Dan juga tak lupa saya mengucapkan terima kasih kepada Tour Leader kami Mr. Kahfi dari Semester 4 Serta kepada 3 Driver kami dan vendor kami pada tour kali ini. Tentunya terima kasih juga kepada kampus tercinta kami Politeknik Pariwisata Makassar karena memberikan kami kesempatan untuk melakukan Makassar Bugis Tour ini. 

Inilah shortclip video dari tour kami Makassar Bugis Tour 4D3N

Dan dibawah ini juga merupakan inventarisasi saya selama tour ini mulai dari hotel, daya tarik wisata, resto, dan transportasi










Terima kasih telah membaca blog saya. Wassalamualaikum Wr.Wb. dan WONDERFUL INDONESIA

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Tourist Attractions in the city of Makassar

3D2N TOUR of MJP 4C "NATURE OF BALI"

PURI UBUD